PENGADILAN AGAMA LIMBOTO SUKSES GELAR WISATA ISBAT TERPADU YANG DIRANGKAIKAN DENGAN FESTIVAL DULAMAYO

Dulamayo-20 September 2024. Acara Wisata Isbath Nikah Terpadu yang diintegrasikan dengan Festival Pesona Dulamayo 2024 dibuka secara resmi oleh Bupati Kabupaten Gorontalo, Bapak Prof. DR. Nelson Pomalingo, M.Pd. yang mengambil Tema Wisata Sidang Isbath. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi kepada Pengadilan Agama Limboto, dan Pemerintah Daerah yang telah bekerja sama untuk menyukseskan acara tersebut. Bupati Gorontalo juga menyatakan rasa bangganya atas kolaborasi Pihak Pengadilan Agama, bersama Kementrian Agama, dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, yang berhasil menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan Isbath Nikah yang dirangkaikan dengan Festival Pesona Dulamayo 2024.

Kegiatan ini diawali dengan laporan dari panitia, yang dalam hal ini disampaikan oleh Ketua Pengadilan Agama Limboto, YM. Bapak Faisal Sastra Maryono Rivai, S.Hi., M.H. Acara dilanjutkan dengan pengantar kata dari Ketua Pengadilan Tinggi Agama Gorontalo yang diwakili oleh Hakim Tinggi, YM. Ibu Dra, Hj.Siti Nurdalia M.H. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi atas kesuksesan Pengadilan Agama Limboto dalam melaksanakan acara Wisata Isbath Nikah Terpadu, yang merupakan salah satu inovasi unggulan di bidang pelayanan hukum dan sosial masyarakat yang baru pertama kali dilakukan diwilayah Provinsi Gorontalo, bahkan Indonesia.

Sebanyak 30 pasangan yang selama ini menjalani kehidupan rumah tangga tanpa pencatatan resmi, hari ini memasuki babak baru dalam hidup mereka. Melalui sidang Isbath Nikah, pernikahan mereka kini diakui secara sah baik oleh hukum negara maupun agama. Proses ini memberikan kepastian hukum yang sangat penting dalam kehidupan mereka, termasuk hak-hak terkait keluarga, seperti warisan dan pengurusan administrasi kependudukan.

Di samping itu, kemeriahan Festival Dulamayo menambah keindahan acara dengan menampilkan pagelaran seni dan budaya serta beragam hasil pertanian dan produk UMKM khas yang da di desa-desa pada 2 Kecamatan yaitu Telaga dan Telaga Biru yang mencerminkan kekayaan kearifan lokal yang dimiliki oleh daerah tersebut. Acara ini menggambarkan bagaimana hukum dan tradisi bisa berjalan berdampingan, menciptakan harmoni antara adat dan legalitas, serta kebanggaan atas warisan leluhur.

Acara diakhiri dengan penyerahan buku nikah dan kartu keluarga kepada pasangan yang diisbatkan, diserahkan langsung oleh Bupati Kabupaten Gorontalo, menandai sahnya pernikahan mereka di mata hukum. Bupati berharap agar semua pasangan yang telah diisbatkan diberkahi dengan cinta, keharmonisan, dan keberkahan dalam rumah tangga mereka. Beliau juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus melestarikan budaya lokal dan merayakan cinta dalam harmoni adat dan hukum. Tim Redaksi